PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

Ada Doa diantara Rindu dan Jarak


.                  

Hujan di kota ini terasa semakin dingin saat kau dan aku terlalu jauh, namun kau dan aku tetap merasa sama dalam hal menjaga setia.
Bagimu, hujan adalah puisi yang dijatuhkan Tuhan di antara usaha kita untuk tetap bertahan dalam rintik-rintik yang membasahi jarak.
Sedangkan bagiku, kau adalah rindu tanpa ampun di saat senja beranjak pulang dengan rasa sayang yang tak pernah padam.
Maka, janganlah mencoba untuk pergi, sebab hilangmu merusak suasana hati dan pamitmu akan meninggalkan sepih.
Jika nanti kau tak mampu kuatkan aku dengan ada, maka jangan lemahkan lewat kehilangan. Dan seandainya kau sibuk dengan pekerjaanmu, tetaplah pendam rindu yang telah aku rawat.
Aku tahu, rindu yang menumpuk ini, tak akan mampu bembuatmu bahagia, tapi janganlah menyalahkan jarak. Sebab ialah yang mengajarkan kepada kita tentang bagaimana cara menjaga percaya. Dan kau harus tahu, bahwa pada waktunya, ia akan memangkas waktu agar kita bisa bertemu
Kau tau kenapa disini aku selalu menjaga hatimu kuat-kuat? Karna hatiku pun selalu merindu untuk pulang.
Bagiku, pulang adalah anging yang selalu memelukmu dalam setiap kegembiraan maupun kesedihanmu.
Untuk itu, jika disana kau masih berjalan dalam sepi dan gelisah, maka, untuk sementara ini, biarlah kita melantunkan bunga-bunga doa agar resah tak menyelinap dan rasa selalu tumbuh.

Sembakung, 2 juli 2022
G.T

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen: Kain Tenun Rindu

RELASI IMAN DAN KEBUDAYAAN DALAM TERANG DOKUMEN KONSILI VATIKAN II GAUDIUM ET SPES ARTIKEL 57

Di Antara Doa, Air Mata, dan Toga