Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

GADIS SILAMKU

Gambar
GADIS SILAMKU Oleh: Agustinus Tapon           Harapan yang aku gantungkan setinggi awan-awan kini hilang barsama gelap yang mulai datang. Suara tiba-tiba senyap dan lenyap. Tak ada lagi pancaran wajah penuh kerinduan yang menemani malam-malam pekat diantara geliat gelora yang meruah antara hasrat. Sejenak kubiarkan kamu yang melanjutkan kisah ini...            Namun apa daya tersayat sembilu akan kisa perpisahan kemqrin yang tertulis jelas dalam benak dunia, "Dunia boleh berkata kau telah pergi,... " tapi kau ada disini dan selalu berada disini .. "didalam setiap pikiranku, dalam setiap kata yang terucapkan.. "didalam setiap perasaanku...disetiap emosiku, hanya ada dirimu... "kau ada dimana mana... dan "kau tidak perna bena - benar meninggalkanku... "kau bahkan tetap menggenggam tanganku saat ini.. "tidak peduli kemanapun tujuannya... "kau akan menjadi pendamping perjalananku sepanjang jalan...

MUTIARA REMANGKU

Gambar
MUTIARA REMANGKU Oleh: Agustinus Tapon P4kp33joke 3n9ek             Disuatu malam yang sunyi, kumenyusuri sebuah lorong yang remang-remang dengan harus berlika dan liku kolam lumpur akibat hujan sore tadi. Dalam keremangan itu kuterus menyusuri lorong itu, takanku duga di persimpangan lorong itu terlihat sejumlah penungguh jalanan sedang bersendau gurau, entalah mengapa banyak yang singgah lalu pergi.                   Kejadian ini menjadikan malam yang mampu membuat hal-hal terlarang menjadi hidup dan terus membuka tangan mereka kepada siapapun yang lew3oo 043at, hanyalah jiwa-jiwa yang tersesatkan. Disanalah senyuman lebar itu tak seperti tatapan bola mata, namun menggOrunakan topeng sebagai penutup kebohongan dan begitu meriah kejadian itu, enta apa yan44ek Ek 9 g merasukinya, sejenak kuhembuskan 2n 0elp E3okl4 3k99n3 Ekx W0kdeole9.k92y Ek 9n3k enrokr0l 3z4o4no3o Ike 9le xrr00k9 E4oe Rooe ...