Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

KUPU KUPU MELAYANG

Gambar
                Kupu-Kupu Melayang Langit sore berwarna jingga saat Anggia duduk di balkon apartemennya, memandangi hiruk-pikuk kota yang perlahan mereda. Di tangannya, segelas wine merah berputar perlahan, sementara angin lembut mengelus kulitnya. Ia baru saja pulang dari pertemuan bisnis yang melelahkan, tapi pikirannya masih tertahan pada sesuatu yang lebih menggoda atau lebih tepatnya, seseorang. Nathan. Pria itu seperti kupu-kupu yang melayang di sekitarnya—indah, memikat, tapi sulit ditangkap. Mereka pertama kali bertemu di sebuah galeri seni dua bulan lalu. Mata Nathan yang tajam, senyum misteriusnya, dan cara bicaranya yang tenang tapi berbahaya membuat Anggia merasa tertarik. Ada sesuatu tentang pria itu yang membuatnya ingin lebih dekat, lebih jauh, lebih dalam. Suara ketukan di pintu mengganggu lamunannya. Anggia meletakkan gelasnya dan berjalan ke pintu. Saat membukanya, ia menemukan Nathan berdiri di sana, mengenakan kemeja putih deng...