Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

Jangan Mengukur Nilai Istri dari Keperawanan

Dalam masyarakat yang masih kerap terjebak pada norma dan stigma lama, sering kali nilai seorang wanita, terutama istri, diukur dari satu aspek sempit: keperawanan. Pandangan ini tidak hanya mengabaikan kompleksitas dan keunikan setiap individu, tetapi juga menempatkan beban moral yang tidak adil pada perempuan. Seorang istri adalah lebih dari sekadar status fisik atau masa lalu ia adalah mitra hidup, pendamping, dan sosok yang berkontribusi dalam berbagai dimensi emosional, intelektual, dan spiritual dalam rumah tangga dan kehidupan bersama. Menerima istri seutuhnya berarti menerima dirinya apa adanya. Nilai seorang perempuan tidak semestinya diukur dari keperawanan, melainkan dari akhlak, kesetiaan, kasih sayang, dan kemampuannya menjadi pasangan hidup yang baik. Menilai perempuan hanya dari status keperawanannya bisa menjadi bentuk ketidakadilan dan merendahkan martabatnya sebagai manusia yang utuh. Perlu diggarisbawahi bahwa perempuan memiliki hak untuk menentukan pilihan hidupnya ...