PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

cahaya di temaram senja


Waktu berbuka tiba,
Takjil tersaji di meja,
Indah senyummu buat hati terpesona.
Bukan hanya manis kurma yang kurasa,
Tapi hadirmu yang selalu membuat bahagia.

Di setiap suapan penuh doa,
Semoga kita selalu bersama.
Bulan Ramadhan saksi cinta kita,
Berkahnya mengikat hati selamanya.

Matamu bercahaya di temaram senja,
Sehangat cahaya yang redup di jendela.
Kau bukan sekadar takjil pemanis rasa,
Tapi pelengkap hidup,
Anugerah yang nyata.

Dalam sujudku kusebut namamu,
Memohon restu dalam rindu yang syahdu.
Semoga cinta ini kekal abadi,
Seperti Ramadhan yang selalu dinanti.


aguatinusT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen: Kain Tenun Rindu

RELASI IMAN DAN KEBUDAYAAN DALAM TERANG DOKUMEN KONSILI VATIKAN II GAUDIUM ET SPES ARTIKEL 57

Di Antara Doa, Air Mata, dan Toga