PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

Lakukan Apa yang diajarkan

Apa yang sedang anda pikirkan!

Apa yang akan saya lakukan bila saya ingin menyembunyikan isi pikiran dari seluruh kenalan, tetangga, dan teman-teman. Mungkin saya melakukannya dengan pergi ke luar kota!

Meskipun saya mampu menyembunyikan pikiran saya dari orang lain, tetapi saya tidak dapat melakukannya di hadapan Tuhan. _Saya perlu memberi perhatian kepada setiap pikiran yang muncul di benak saya._ bukan semata-mata karena Allah mengetahuinya, melainkan karena hal itu juga menentukan karakter saya. 

Setiap perkataan dan perbuatan kita bersumber dari dalam hati kita. Semua pikiran yang ada dalam benak berperan dalam membentuk kepribadian, sehingga jagalah selalu pikiran anda. Pikiran yang benar akan membentuk karakter yang saleh.

Jangan seperti mereka orang-orang Farisi dan ahli Taurat, "yang mengajarkannya tapi tidak melakukannya."
(Matius 23 : 3c)
Mari kita lakukan apa yang telah diajarkan.

Tuhan Bersamamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen: Kain Tenun Rindu

RELASI IMAN DAN KEBUDAYAAN DALAM TERANG DOKUMEN KONSILI VATIKAN II GAUDIUM ET SPES ARTIKEL 57

Di Antara Doa, Air Mata, dan Toga