PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

Why? PROMISE FOR DIA

            Oleh: Agustinus Tapon

Apa yang sebenarnya kamu cintai?
Hati atau kekosongan dan siapa yang sebenarnya kamu bohongi dirimu sendiri atau kesepian?. Apakah kamu pernah menyadari daun yang jatuh tidak perna menyalahkan angin?. Jika itu hanya membuat goresan hati yakinnilah cinta itu takan pergi. Hanya ego dan harga diri yang membuat luka berlubang lagi. Jika selalu berakhir terluka  dan tawa hanya menutup air mata lalu kapan kau temukan surgamu.

Tuhan mengirimnya untuk bukan menyakitimu, meskipun pada akhirnya bukan dia yang mampu membahagiakanmu.
Orang bilang sesuatu yang hilang baru terasa lebih berharga itu sebabnya dia pergi, karena dia ingin selamanya jadi yang paling berharga untukmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen: Kain Tenun Rindu

RELASI IMAN DAN KEBUDAYAAN DALAM TERANG DOKUMEN KONSILI VATIKAN II GAUDIUM ET SPES ARTIKEL 57

Di Antara Doa, Air Mata, dan Toga