PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

Denganmu, Segala cemas sirna

 


Dalam sejuk malam yang tenang

Kurasakan cinta yang begitu dalam

Cukup, hanya dengan kehadiranmu

Aku merasa dianggap, perempuan paling beruntung


Tak perlu kata-kata manis penuh janji

Hanya tatapanmu yang tulus dan berarti

Membuat hatiku bergetar, penuh cinta

Dijaga dan disayangi sehebat ayah


Dalam genggaman tanganmu yang kuat

Aku menemukan perlindungan dan kedamaian

Setiap sentuhanmu membawa ketenangan

Menyadarkanku bahwa aku dicintai dengan hebat


Seperti ayah yang tak pernah lelah memberi

Kau hadir dalam hidupku, tanpa pamrih

Menjadi sandaran di saat ku lelah

Menjadi teman di saat ku sendiri


Tak ada harta yang lebih berharga

Selain cinta yang kau berikan dengan tulus

Di matamu, aku adalah segalanya

Perempuan paling beruntung, dihargai dan dicintai


Denganmu, segala cemas sirna

Hanya ada bahagia dan rasa syukur

Karena cukup dengan cintamu yang murni

Aku tahu, aku perempuan paling beruntung di dunia ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen: Kain Tenun Rindu

RELASI IMAN DAN KEBUDAYAAN DALAM TERANG DOKUMEN KONSILI VATIKAN II GAUDIUM ET SPES ARTIKEL 57

Di Antara Doa, Air Mata, dan Toga