PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

TAKDIR LUKA HATI

 Di bawah langit kelam

Takdir terpahat dalam luka hati

Seperti rintik hujan yang membasahi

Menyusuri reruntuhan asmara yang terkoyak


Pada tiap titiknya

Cerita duka tersirat dalam bayang malam

Dalam gemuruh hati yang terombang-ambing

Mencari arti dalam setiap kehilangan


Takdir membawa pada pertemuan

Yang terpisah oleh waktu dan jarak

Namun luka hati tetap mengajar

Bahwa cinta tak pernah seindah yang diharapkan


Di balik reruntuhan itu

Takdir menari dalam duka yang mengalir

Mengajar kita tentang kehidupan

Yang penuh dengan takdir dan luka hati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen: Kain Tenun Rindu

RELASI IMAN DAN KEBUDAYAAN DALAM TERANG DOKUMEN KONSILI VATIKAN II GAUDIUM ET SPES ARTIKEL 57

Di Antara Doa, Air Mata, dan Toga