Postingan

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN

PELUH PEJUANG KEBAHAGIAAN Dady,,,, Meskipun engkau  tak pernah menangis dihadapanku akibat  lelah ataupun letih dalam bekerja, namun ku tau air matamu engkau teteskan saat aku tak berada didekatmu. Sering kali aku melihat seorang istri memarahi suaminya karena sang suami tak mampu memenuhi keinginannya. Sering kali juga kumelihat seorang anak berbicara kasar pada ayahnya karena sang ayah tidak mampu membelikan apa yang disukainya. Kepala keluarga mana yang tak  menginginkan keluarganya bahagia. Sebelum engkau memarahinya, lihatlah dan renungkan apa yang telah dilakukan olehnya. Betapa jeri payahnya kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan anak istrinya agar bahagia. Sadrkah dirimu jikalau suamimu atau ayahmu  sering kali  dicaci maki, dihujat majikannya atau pimpinannya tempatnya bekerja?. Taukah dirimu kalau suamimu atau ayahmu mungkin  mendapatkan cemooan atau kata-kata kasar di luar sana.? Taukah dirimu mungkin suamimu atau ayahmu bahkan baru s...

Engkulah cintaku, Di dalam Doaku

Gambar
  Di sini aku menunggu, sayang   Dalam sabar yang memeluk waktu   Menanti dengan hati yang setia   Engkau yang akan menjadi pilihan   Aku menanti di antara kabut pagi   Dalam senyum yang terukir dalam doa   Mengharap engkau datang   Menyongsong pintu hatiku yang terbuka   Kuimpikan masa depan bersamamu   Di bawah sinar mentari yang bersinar cerah   Engkau yang kucinta, yang kusayangi   Bersedia untuk bersamaku, menjalani hidup yang kita rancang   Takkan pudar rasa ini dalam doa   Kupegang erat janji kita bersama   Di sini aku menunggu, sayang   Untuk melangkah bersamamu dalam cinta yang abadi Akulah cinta dan sayangmu

BILA MALAM DAPAT BERCERITA

Gambar
  Di bawah rembulan yang bersinar gemilang,   Bila malam dapat bercerita,   Aku duduk termenung di tepi jendela,   Meratapi kepergianmu yang mendalam. Kisah kita terpintal dalam cahaya bulan,   Seperti benang emas yang tak terputus,   Namun kini waktu telah memisahkan,   Rasa ini terasa seperti hujan yang tak kunjung reda. Bila malam dapat bercerita,   Aku mendengar bisikan-bisikan kenangan,   Cinta yang kita rawat dengan penuh kasih,   Kini hanya tinggal dalam bayang-bayang. Di setiap senja yang menggelap,   Aku merindukan sentuhan hangatmu,   Pelukan yang pernah kita bagi bersama,   Kini tinggal kenangan dalam sunyi. Bila malam dapat bercerita,   Aku merenungkan tentang kita,   Bagaimana cinta bisa seindah bintang-bintang,   Namun juga bisa berakhir dalam gelap. Terima kasih untuk semua yang telah kita bagi,   Terima kasih...

TAKDIR LUKA HATI

 Di bawah langit kelam Takdir terpahat dalam luka hati Seperti rintik hujan yang membasahi Menyusuri reruntuhan asmara yang terkoyak Pada tiap titiknya Cerita duka tersirat dalam bayang malam Dalam gemuruh hati yang terombang-ambing Mencari arti dalam setiap kehilangan Takdir membawa pada pertemuan Yang terpisah oleh waktu dan jarak Namun luka hati tetap mengajar Bahwa cinta tak pernah seindah yang diharapkan Di balik reruntuhan itu Takdir menari dalam duka yang mengalir Mengajar kita tentang kehidupan Yang penuh dengan takdir dan luka hati

RENGGANGNYA KATA HATI

 Di antara senyap malam yang panjang, Renggangnya kata hati terasa menyayat, Seperti dawai yang terputus di tengah nada, Menyisakan senyap yang menghimpit Hening merayap, memisahkan ruang di dalam jiwa. Seakan teriris dalam duka yang merajam Dalam sunyi malam yang kelam Di relung hati, luka membeku Renggangnya kata hati tak terucap Mengalir dalam bait puisi yang lara Kau dan aku, terpisah oleh waktu dan jarak, Bagaikan hujan deras yang tak kunjung reda. Perbedaan kata, mengiris dalam diam, Sakit hati menetes dalam pelukan sepi Puisi ini, bukan sekadar rangkaian kata Tapi serpihan hati yang tergores. Seperti bayangan yang tak pernah bertemu, Renggangnya kata hati, menggugah rindu yang terpendam. Matahari dan bulan bertatap, namun tak seirama, Kata-kata terlempar, terombang-ambing di lautan perbedaan, Renggangnya kata hati, menciptakan jurang yang tak terjamah Meski kata hati terkoyak dan tersentak, Diiringi irama kehidupan yang tak terduga, Kita mencoba merajut, namun langit terasa ...

Akan kutemui cahaya, di ujung jalan.

Gambar
Di saat cinta tumbuh subur, Harapan bersemi, bahagia mengalir, Namun kini luka menganga dalam relung hati, Masa lalu merayap, merenggut segalanya. Dulu, dia ada, tunanganku yang indah, Janji manis terlantun, cinta bersemi, Namun kau, pacarnya, datang merusaknya, Meninggalkan bara yang membakar jiwa. Hatiku terbelah, luka tak terobati, Raut wajahnya terpahat dalam kenangan, Cintaku hancur, dirobek masa lalu, Engkau dan dia, memori pahit yang tak terlupa. Bukankah cinta indah itu hadirmu? Namun kau datang, menghancurkan segalanya, Aku, laki-laki yang terluka dalam diam, Menyusuri lorong-lorong pahit tak bertepi. Biarkan aku meratapi, merasakan sakitnya, Takdir yang tak adil, pilu memelukku, Namun cinta tetap, meski luka merajai, Akan kutemui cahaya, di ujung jalan. Puisi ini tentang kepedihan yang ku alami, Mengubur mimpi, merajut kembali hati yang lara, Takdir terpilu, namun cinta tak pernah padam, Bagiku, perjalanan akan ku tempuh, melangkah perlahan.

LUKA DALAM LUKA

Gambar
Di sini kutulis luka dalam luka, Dendam terpendam di balik senyum yang pahit. Cinta yang kupanjatkan, kini tlah layu, Teriris pilu oleh hasratmu yang membutakan. Engkau tancapkan duri dalam hati ini, Ragaku hancur di hadapan sikapmu yang angkuh. Kaulah sang penakluk yang tiada belas kasihan, Meninggalkan aku dalam reruntuhan asmara. Aku adalah reruntuhan cinta yang pernah tersimpan, Kau hancurkan dengan serakahnya nafsu yang kau sandarkan. Tinggallah aku dalam kesedihan yang tak terucapkan, Meratap sendiri di kegelapan yang kau tinggalkan. Namun, dari serpihan ini kuangkat kepala, Melangkah dengan langkah tegar melampaui lara. Cinta palsu yang kau tawarkan, kini kusumpahi, Kau takkan pernah memilikiku sepenuhnya lagi. Hancurkanlah aku sekali lagi, tetapi ku berdiri, Cinta palsu, kau takkan lagi mengejarku. Aku memilih untuk bangkit, mengubur luka dalam, Dan menjaga hatiku dari serangan nafsu yang membabi buta. Sembakung , 11 Juli 2024 Agustinus Tapon 

DIANTARA KERIKIL DAN BUIH

Gambar
  Laut ini bagaikan cermin, memantulkan senyuman dan kemarahan,  setiap ombak yang bergulung, setiap bisikan lembut angin. Di sini, di tepi laut yang tak pernah sepi,  aku berdiri menyaksikan kebisingan yang hening, seolah-olah hidup ini penuh kontradiksi, antara kesederhanaan dan kerumitan. Kamu, lautan, adalah cerita yang tiada habisnya, setiap ombak adalah babak baru, ada rahasia yang tersembunyi, ada kedalaman yang tak terduga. Di malam hari kau membuat keributan, bagaikan puisi yang dibuat tanpa penulis,  menyampaikan pesan dalam bahasa yang  hanya bisa dipahami oleh hati yang penuh emosi. Aku duduk di tepian diantara kerikil dan buih, mencoba membaca makna di balik ombak, Bagaikan orang yang mencari makna di tengah keramaian, kata-kata dalam kesunyian. Matahari mulai terbenam di ufuk barat, melukis langit dalam nuansa emas dan merah, melukiskan gambaran cerita yang akan segera hilang. Dan aku hanya bisa menjadi saksi di sini, bersujud di hadapan keb...

Catatan Terakhir Gadis Desa

Gambar
  Foto ilustrasi  Aku pernah terbelenggu  dengan sebuah rasa yang menghampiriku percaya akan ucap manis itu yang ternyata hanyalah semu. Aku pernah berharap pada seorang insan yang pernah menetap memberiku sebuah asa yang hebat yang nyatanya hilang dalam sekejap. Aku pernah begitu menyayangi membuatku terlena menyikapi yang tanpa aku sadari ternyata menghancurkan perasaanku dengan keji. Kini setelah semua terjadi  barulah aku memahami betapa bodohnya aku dikala itu begitu saja memberimu ruang dan waktu tanpa mengkaji terlebih dahulu kemungkinan yang kan terjadi padaku. Penyesalan kini tiada arti lagi bagiku karena perih telah menghampiriku menghuni ruang kalbuku menggantikan asa indah yang lalu. Agustinus Tapon 

cinta yang luar biasa

Gambar
  Aku percaya bahwa Tuhan telah memberikan kita cinta yang luar biasa, sebuah anugerah yang tak ternilai harganya. Di setiap detik yang kita lewati bersama, kurasakan betapa mendalam dan tulusnya cinta ini.  Sayang, cinta kita adalah hadiah terindah yang pernah ada. Seperti sinar mentari yang menyinari hari-hari kita, begitu pula cinta ini yang selalu menghangatkan hati. Setiap senyumanmu, setiap sentuhanmu, adalah bukti nyata bahwa cinta kita adalah sesuatu yang istimewa. Mari kita rawat cinta ini, kita jaga dengan sepenuh hati. Seperti taman yang indah, perlu disirami dan dirawat agar terus mekar. Mari kita saling memberi perhatian, pengertian, dan kasih sayang.  Dalam setiap pelukanmu, kutemukan kedamaian. Dalam setiap kata-katamu, kudapatkan kebahagiaan. Kita adalah dua jiwa yang dipertemukan oleh takdir, untuk saling melengkapi dan menyayangi.  Sayang, ayo kita jaga cinta ini sampai selamanya. Dengan cinta yang kita miliki, aku yakin kita bisa menghadapi segala ...

Denganmu, Segala cemas sirna

Gambar
  Dalam sejuk malam yang tenang Kurasakan cinta yang begitu dalam Cukup, hanya dengan kehadiranmu Aku merasa dianggap, perempuan paling beruntung Tak perlu kata-kata manis penuh janji Hanya tatapanmu yang tulus dan berarti Membuat hatiku bergetar, penuh cinta Dijaga dan disayangi sehebat ayah Dalam genggaman tanganmu yang kuat Aku menemukan perlindungan dan kedamaian Setiap sentuhanmu membawa ketenangan Menyadarkanku bahwa aku dicintai dengan hebat Seperti ayah yang tak pernah lelah memberi Kau hadir dalam hidupku, tanpa pamrih Menjadi sandaran di saat ku lelah Menjadi teman di saat ku sendiri Tak ada harta yang lebih berharga Selain cinta yang kau berikan dengan tulus Di matamu, aku adalah segalanya Perempuan paling beruntung, dihargai dan dicintai Denganmu, segala cemas sirna Hanya ada bahagia dan rasa syukur Karena cukup dengan cintamu yang murni Aku tahu, aku perempuan paling beruntung di dunia ini.